HEADLINE NEWS

Andi Rozali PNS Jabatan Kasi Pengawasan Koperasi Ditangkap Bawa Narkoba

By On Agustus 13, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM---Pernah terlibat dan di penjara karena kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu tidak membuat jera Andi Rozali (37) jera. Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkot Prabumulih ini yang menjabat sebagai Kasi Pengawasan Koperasi, Rabu (12/8/2020) pukul 15.00 WIB kembali tertangkap narkoba karena kepemilikan satu butir ekstasi.

Andi Rozali warga Sungai Medang RT 02 RW 02 Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, ditangkap team Opsnal Macan Putih Satnarkoba Polres Prabumulih di Jalan Raya Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih.

Informasi yang dihimpun penangkapan PNS Pemkot Prabumulih ini berawal dari informasi warga yang menyatakan Andi masih saja kerap mengkonsumsi narkoba dan baru saja membeli ekstasi. Lalu di pimpin Kanit Iidik 1 SatNarkoba Polres Prabumulih Ipda Zulkarnain Afianata ST MSi melakukan patroli Hunting di Jalan Raya Desa Tanjung Telang menuju ke Kelurahan Sungai Medang.

Tak lama melintas petugas mencurigai 1 unit mobil warna merah melintas di TKP. Kemudian Team Macan Putih Langsung menghentikan kendaraan Toyota Calya warna merah BG 1743 CK. Saat di geledah anggota melihat tersangka Andi Rozali SSos MSi membuang 1 gumpalan kertas timah rokok.

Ketika diperiksa ternyata berisikan serbuk narkotika jenis ekstasi warna biru merk Milinium. Oleh petugas PNS malang tersebut  berikut barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Prabumulih guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudharmaya SIK MH melalui Kasat Narkoba AKP Zon Prama SH mengatakan pelaku Andi pernah tertangkap karena kasus narkoba jenis sabu. Nah kali ini dia kembali tertangkap karena kepemilikan ekstasi. "Ya benar sore kemarin PNS dengan jabatan Kasi tertangkap narkoba, dan saat ini diamankan di Polres Prabumulih. Untuk pelaku terancam pasal 112 dan 114 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan penjara," pungkasnya. AYJ





Yonzipur 2/SG Ditunjuk Sebagai Sasaran KKL Binsat Pasis Dikreg LIX Seskoad

By On Agustus 11, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM-----Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 2/SG ditunjuk oleh Markas Besar (Mabes) TNI AD untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan kuliah kerja lapangan (KKL) siswa Dikreg angkatan 59 Sesko-AD tahun 2020. Hal itu ditandai oleh datangnya tim survey yang diketuai langsung Kolonel Inf Rahman Sujana ke mako Yonzipur 2/SG.

Kolonel Inf Rahman Sujana mengatakan, kedatangannya ke Yonzipur 2/SG di kota Prabumulih sebagai proses awal pemeriksaan kesiapan penyelenggaraan kuliah kerja lapangan (KKL).

"Yonzipur 2/SG salah satu satuan yang ditunjuk untuk siswa Dikreg angkatan 59 Sesko-AD untuk kegiatan KKL, makanya kita datang untuk mengecek sejauh mana kesiapannya. Setelah semuanya siap, selanjutnya akan dilaporkan ke pimpinan. Satuan Yonzipur 2/SG sudah layak untuk dijadikan tempat KKL karena fasilitasnya memenuhi," ujarnya, Selasa (11/8/2020) pagi.

Kolonel Inf Rahman Sujana menambahkan, nantinya sebanyak 22 orang siswa Dikreg angkatan 59 Sesko-AD tahun 2020 akan mengikuti KKL di Yonzipur 2/SG. "Rencananya kegiatan akan dilaksanakan dari tanggal 23 hingga 25 Agustus 2020. Ada 22 siswa yang akan mengikuti KKL," ujar Kolonel Inf Rahman Sujana yang juga tenaga pengajar (Dosen,red) Seskoad.

Masih kata Kolonel Inf Rahman Sujana menjelaskan, KKl yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengetahui seluruh pembinaan satuan, kegiatan/tugas yang dilaksanakan, fasilitas dan tempat latihan yang ada di Yonzipur 2/SG. Serta kesiapan satuan Yonzipur 2/SG dalam menghadapi tugas kedepan.

"Satuan yang terpilih menjadi obyek studi KKL pasis Dikreg Seskoad dapat dikatakan sebagai satuan yang dinilai memiliki kesiapan dan penilaian terbaik dan dapat dikategorikan sebagai role model," tegasnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon Zeni Tempur (Danyon Zipur) 2/SG, Mayor Czi Alfian Rachmad Purnamasidi SIP MSi menerangkan, pihaknya bersyukur batalyonnya masuk sebagai lokasi tempat KKL Dikreg LIX Seskoad tahun ini.

“Selaku tuan rumah, jelas kita akan mempersiapkan segala sesuatunya. Sehingga, pelaksanaan KKL Dikreg LIX Seskoad berjalan lancar dan sukses. Apalagi, pelaksanaannya hanya tiga hari,” ungkapnya.

Mayor Alfian berharap Yonzipur 2/SG sebagai lokasi KKL Dikreg LIX Seskoad bisa memberikan manfaat bagi siswa tersebut. “Satuan kita sebagai satuan penunjang, selalu siap menunjang kegiatan Kodam II/SWJ,” pungkasnya. AYJ

DMI Dan SMSI Dorong Belajar Daring Fungsikan Masjid Hadapi Covid-19

By On Agustus 03, 2020

JAKARTA.REPSUS.COM---Masjid sebagai sarana ibadah dan sosial, merupakan sarana vital di tengah mayoritas masyarakat Muslim. Menghadapi Covid-19 ini, Masjid dapat menjadi ujung tombak dalam membantu anak usia sekolah untuk belajar dari jarak jauh dengan daring.  “Pengurus masjid di Indonesia diharapkan bisa membantu anak-anak usia sekolah dengan memasang Wifi,” kata Ketua Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) bidang Kerja sama Antara Lembaga dan Luar Negeri, M Natsir Zubaidi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad (2/8).

Menurutnya, pada masa pandemi Covid-19 ini anak-anak diharuskan belajar jarak jauh, sementara fasilitas yang dimilikinya belum memadai. “Tanggung jawab pendidikan tidak hanya oleh pemerintah saja, tetapi juga menjadi tanggungjawab keluarga dan masyarakat,” ujar Natsir.

Indonesia yang wilayahnya terbentang dari Sabang hingga Merauke, tidak sedikit anak-anak kesulitan mendapatkan akses jaringan internet. Dari kondisi tersebut, sudah semestinya masjid di Indonesia yang jumlahnya sekitar 850 ribu itu diharapkan  dapat memberikan solusi bagi lingkungan dalam memfasilitasi belajar mengajar baik kepada siswa maupun kepada relawan penggiat pendidikan. "Bahkan masjid-masjid yang memiliki kemampuan disamping memasang Wifi, juga dapat menyediakan komputer, charger handphone bagi anak-anak usia belajar, dan tetap dalam koridor protokol kesehatan yang ketat," ungkap Natsir, aktivis pemuda masjid tahun 1970-an ini.

Natsir juga mengatakan, saat ini adalah momentum yang tepat mengembalikan remaja untuk aktif dan mencintai masjid dengan memberikan fasilitas terhadap pusat minat mereka yakni belajar dan sekaligus bisa beribadah serta berdoa.
"Selama ini, kita melihat para pelajar diajak ramai-ramai berdoa pada saat menjelang ujian saja. Masjid harus kita fungsikan secara kaaffah (komprehensif) sebagai tempat ibadah, tarbiyah dan dakwah serta kegiatan muamalah, termasuk pemberdaya umat lainnya,” pungkasnya.

Terkait himbauan Pengurus Dewan Masjid yang di sampaikan Natsir Zubaidi tersebut, Firdaus Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), ikut serta mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk bekerjasama memfungsikan *rumah ibadah.*

Menurut Firdaus sudah saatnya pemerintah pusat dan pemerintah daerah melawan Covid-19 secara total, dengan memfungsikan rumah ibadah sebagai sentra kegiatan dengan memfasilitasi belajar jarak jauh, karena belajar di rumah ibadah selain mempercepat proses siswa adaptasi memasuki era digital 4.0, juga mendekatkannya pada nilai iman dan taqwa sebagai benteng pertahanan bangsa dan negara hari ini dan masa akan datang," jelas Firdaus. (AYJ/RIL)

Mayor Kav Muslim Rahim T, SH MSi Jabat Danyonkav 5/DPC

By On Agustus 02, 2020

PALEMBANG.REPSUS.COM---Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP MHum, memimpin Acara Tradisi Korps Serah Terima Jabatan (Sertijab) empat jabatan Komandan Satuan (Dansat) dan penerimaan 2 jabatan Kabalak jajaran Kodam II/Sriwijaya sekaligus, Sabtu (1/8/2020) bertempat di Gedung Sudirman Makodam II/Swj Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Palembang.

Keempat jabatan Dansat Kodam II/Swj yang diserahterimakan tersebut adalah Jabatan Danyonkav 5/DPC, dari Letkol Kav Syawal Al Amien, S.E., kepada Mayor Kav Muslim Rahim T, S.H., M. Si., Danyonarmed 15/105 Tarik Chilendra, dari Letkol Arm Farid Hidayat, p.s.c., M. Sc., kepada Letkol Arm Anggeng Prasetyo, S.E., Danyonarhanud 12/SBP, dari Letkol Arh Faris Kurniawan kepada Mayor Arh Rimba Anwar, S.I.P., dan Dandeninteldam II/Swj dari Letkol Chb Ervan Rusnandar kepada Mayor Arm Dede Sudrajat. Sedangkan penerimaan kedua jabatan Kabalakdam II/Swj tersebut masing-masing, Kapuskodaldam II/Swj Letkol Inf Sahnun dan Kasetumdam II/Swj Caj (K) Eni Soerjantini, S.Pd.

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan S.I.P. M. Hum, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pejabat lama beserta istri, atas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya selama ini. Semoga berbagai hal positif yang telah dicapai selama menjabat, dapat dijadikan bekal untuk terus melanjutkan pengabdian dan dedikasinya di tempat tugas yang baru.

“Kepada para pejabat baru beserta istri, saya ucapkan selamat atas kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan. Jabatan pada hakikatnya merupakan sebuah amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang nantinya akan diminta pertanggungjawabannya. Saya berharap para pejabat baru dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya," kata Pangdam.

Pangdam juga menjelaskan bahwa, kepemimpinan seorang Komandan Batalyon, adalah _*Face To Face Leadership*_, dimana seorang Komandan Batalyon harus selalu berada ditengah-tengah anggota dalam setiap kegiatan. Hal tersebut dilakukan guna menumbuhkan kepedulian, interaksi dan komunikasi antara pemimpin dengan yang dipimpin, sehingga setiap saat dapat melihat permasalahan yang ada untuk cepat diambil keputusan dan tindakan sesuai dengan kapasitasnya.

“Berikan warna dan sebarkan energi positif di satuan yang kalian pimpin. Jangan sekedar lewat jabatan untuk melengkapi riwayat hidup, namun harus mampu mengangkat dan meningkatkan kemampuan satuan dan mampu membangun profesionalitas bagi anggotanya, apalagi satuanmu dilengkapi dengan Alutsista canggih dan modern, yang harus diawaki dan dipelihara secara profesional dan penuh rasa tanggung jawab, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Kodam II/Swj secara optimal dan memiliki usia pakai yang panjang," terangnya.

“Laksanakan program latihan yang telah digariskan Komando Atas dengan penuh semangat dan kesungguhan. Hanya prajurit yang dilatih dan terlatihlah, yang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Latihan inilah yang merupakan kesejahteraan dan kebutuhan hakiki bagi prajurit profesional," tegas Pangdam.

Pangdam berpesan untuk selalu memperhatikan anak buah dan selalu mengingatkan karena itu merupakan bentuk perhatian rasa sayang kepada anggotanya.

"Sayangi anggotamu. Seorang pemimpin harus tahu permasalahan anggota dan memberikan solusinya, pemimpin harus dapat melihat prajurit dengan mata hatinya, karena kekuatan pemimpin terletak pada prajuritnya," tuturnya.

Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Irdam II/Swj Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo, Kapok Sahli Pangdam II/Swj Brigjen TNI Puji Cahyono, S.I.P., Asrendam II/Swj, para Asisten Kasdam II/Swj, para Dan/Kabalakdam II/Swj, Perwira LO TNI AL dan LO TNI AU Kodam II/Swj beserta Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD II Sriwijaya. RIL/AYJ

Pangdam Pimpi Sertijab 4 Jabatan Dansat dan 2 Kabalak Jajaran Modam II/Swj

By On Agustus 02, 2020

PALEMBANG.REPSUS.COM---Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan SIP MHum, memimpin Acara Tradisi Korps Serah Terima Jabatan (Sertijab) empat jabatan Komandan Satuan (Dansat) dan penerimaan 2 jabatan Kabalak jajaran Kodam II/Sriwijaya sekaligus, Sabtu (1/8/2020) bertempat di Gedung Sudirman Makodam II/Swj Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Palembang.

Keempat jabatan Dansat Kodam II/Swj yang diserahterimakan tersebut adalah Jabatan Danyonkav 5/DPC, dari Letkol Kav Syawal Al Amien, S.E., kepada Mayor Kav Muslim Rahmat T, S.H., M. Si., Danyonarmed 15/105 Tarik Chilendra, dari Letkol Arm Farid Hidayat, p.s.c., M. Sc., kepada Letkol Arm Anggeng Prasetyo, S.E., Danyonarhanud 12/SBP, dari Letkol Arh Faris Kurniawan kepada Mayor Arh Rimba Anwar, S.I.P., dan Dandeninteldam II/Swj dari Letkol Chb Ervan Rusnandar kepada Mayor Arm Dede Sudrajat. Sedangkan penerimaan kedua jabatan Kabalakdam II/Swj tersebut masing-masing, Kapuskodaldam II/Swj Letkol Inf Sahnun dan Kasetumdam II/Swj Caj (K) Eni Soerjantini, S.Pd.

Pelaksanaan Sertijab kali ini tetap mengacu pada Protokol Kesehatan yang berlaku di tengah wabah Covid-19. Dalam acara Sertijab tersebut, seluruh pejabat Kodam II/Swj tetap menggunakan masker, sarung tangan dan pengaturan jarak antar pejabat. Pelaksanaan Sertijab juga dilakukan secara bergelombang tanpa menghilangkan makna dari acara tersebut.

Sertijab pejabat Kodam II/Swj berlangsung dengan tertib dan khidmat, yang ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan dan penyerahan lambang satuan serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan. Selain itu, dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima jabatan Ketua Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Ranting jajaran Kodam II/Swj.

Mengawali amanatnya, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan S.I.P. M. Hum, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pejabat lama beserta istri, atas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya selama ini. Semoga berbagai hal positif yang telah dicapai selama menjabat, dapat dijadikan bekal untuk terus melanjutkan pengabdian dan dedikasinya di tempat tugas yang baru.

“Kepada para pejabat baru beserta istri, saya ucapkan selamat atas kehormatan dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan. Jabatan pada hakikatnya merupakan sebuah amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang nantinya akan diminta pertanggungjawabannya. Saya berharap para pejabat baru dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya," kata Pangdam.

Pangdam juga menjelaskan bahwa, kepemimpinan seorang Komandan Batalyon, adalah _*Face To Face Leadership*_, dimana seorang Komandan Batalyon harus selalu berada ditengah-tengah anggota dalam setiap kegiatan. Hal tersebut dilakukan guna menumbuhkan kepedulian, interaksi dan komunikasi antara pemimpin dengan yang dipimpin, sehingga setiap saat dapat melihat permasalahan yang ada untuk cepat diambil keputusan dan tindakan sesuai dengan kapasitasnya.

“Berikan warna dan sebarkan energi positif di satuan yang kalian pimpin. Jangan sekedar lewat jabatan untuk melengkapi riwayat hidup, namun harus mampu mengangkat dan meningkatkan kemampuan satuan dan mampu membangun profesionalitas bagi anggotanya, apalagi satuanmu dilengkapi dengan Alutsista canggih dan modern, yang harus diawaki dan dipelihara secara profesional dan penuh rasa tanggung jawab, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Kodam II/Swj secara optimal dan memiliki usia pakai yang panjang," terangnya.

“Laksanakan program latihan yang telah digariskan Komando Atas dengan penuh semangat dan kesungguhan. Hanya prajurit yang dilatih dan terlatihlah, yang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Latihan inilah yang merupakan kesejahteraan dan kebutuhan hakiki bagi prajurit profesional," tegas Pangdam.

Berbeda halnya dengan Denintel, sambung Pangdam, sebagai Badan Pelaksana Kodam, Deninteldam II/Swj memiliki tugas pokok menyelenggarakan kegiatan dan Operasi Intelijen yang meliputi fungsi penyelidikan, pengamanan dan penggalangan dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok Kodam II/Swj.

“Untuk mampu melaksanakan tugas pokok tersebut dengan baik, maka peningkatan kemampuan Aparat Intelijen, serta pengembangan metode, teknik dan taktik Intelijen berdasarkan mekanisme dan prosedur yang benar merupakan prioritas utama yang harus diwujudkan," ujarnya.

Diakhir amanatnya, Pangdam berpesan untuk selalu memperhatikan anak buah dan selalu mengingatkan karena itu merupakan bentuk perhatian rasa sayang kepada anggotanya.

"Sayangi anggotamu. Seorang pemimpin harus tahu permasalahan anggota dan memberikan solusinya, pemimpin harus dapat melihat prajurit dengan mata hatinya, karena kekuatan pemimpin terletak pada prajuritnya," tuturnya.

Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Irdam II/Swj Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo, Kapok Sahli Pangdam II/Swj Brigjen TNI Puji Cahyono, S.I.P., Asrendam II/Swj, para Asisten Kasdam II/Swj, para Dan/Kabalakdam II/Swj, Perwira LO TNI AL dan LO TNI AU Kodam II/Swj beserta Ketua dan Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD II Sriwijaya. RIL/AYJ

Polda Babel Gagalkan 200 Kilo Sabu-Sabu Asal Myanmar Beredar Di Indonesia

By On Juli 30, 2020

BABEL.REPSUS.COM---Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Mabes Polri  berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dengan perkiraan berat mencapai 200 kilogram, Selasa (28/7/2020) lalu di salah satu gudang kawasan Lippo Cikarang Bekasi.

Kapolda Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat mengatakan, pengungkapan narkotika asal Myanmar ini bermula dari informasi yang diterima jajaran Ditresnarkoba Polda Babel pada Selasa (21/7/2020) yang mencurigai adanya puluhan karung berisi jagung yang tersimpan di gudang kawasan Lontong Pancur, Pangkalbalam.

Diketahui, para pengedar jaringan internasional ini berupaya mengelabui petugas dengan cara memasukan narkotika ke dalam karung berisi jagung yang dikirim melalui jasa ekspedisi antar pulau dengan menggunakan truk. Setelah transit di Pangkalbalam, barang haram tersebut dikirim ke Jakarta.

“Pengungkapan kasus ini berawal dari wilayah Babel kemudian dikembangkan sampai ke Jakarta. Oleh karena itu Dir Narkoba bersama staf nya langsung meluncur ke lokasi (Pangkalbalam-red), mengecek dan ternyata setelah diuji coba, ada narkoba (sabu-red) yang dibungkus plastik,” kata Kapolda Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat saat jumpa pers di Mapolda Babel, Kamis (30/7/2020) dikutip dari Radar Babel.

Kapolda melanjutkan, pihaknya langsung menelusuri asal usul dan tujuan barang haram tersebut akan diedaran. “Kemudian kita membentuk tiga tim, tim yang pertama, berangkat ke Jakarta, kemana tujuan barang ini akan dikirim, tim yang kedua, mengikuti barang ini selama di perjalanan, tim yang ketiga adalah. melacak darimana asal usulnya, yaitu menuju ke daerah Kepri,” katanya.

Masih kata Kapolda, pihaknya berkumpul di daerah Pinang Ranti, Kecamatan Makassar, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur untuk memburu para pelaku yang terdiri dari empat orang. “Hasil pemeriksaan kita, memang (empat tersangka-red) ada yang menyuruh, yang sekarang masih DPO, inisial K. Kemudian dari empat tersangka, satu tersangka kita bawa, yang tiga orang masih di Bareskrim untuk kita kembangkan, terangnya.

Adapun keempat tersangka yang berhasil diamankan yakni, inisial SCR asal Jakarta, kemudian RN, A, dan YD asal Batam. AYJ

Jalankan Program Kerja, SMSI Kota Prabumulih Gelar Rapat Konsolidasi

By On Juli 25, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM -  Guna menjalankan program kerja, dan sekaligus silaturahmi seluruh anggota, pasca terbentuknya kepengurusan daerah SMSI di Bumi Seinggok Sepemunyian ini, Pengurus Daerah SMSI Kota Prabumulih menggelar rapat konsolidasi dan pemantapan keanggotaan. Kegiatan rapat perdana ini diselenggarakan di Coffe N Me, Jalan Padat Karya, Kota Prabumulih, Jumat sore (24/07).

Rapat yang berlangsung santai dan mengikuti protokol kesehatan ini dibuka dan dipimpin langsung Ketua PD SMSI Kota Prabumulih, Donni SH. "Ini rapat perdana kita, selain untuk mempererat tali silaturahmi sesama pengurus dan anggota, juga membahas mengenai visi misi, program kerja jangka pendek dan jangka panjang SMSI Kota Prabumulih ke depannya," katanya.

Kemudian dalam arahannya, selain memaparkan sejumlah program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pria yang akrab disapa Abah Donni ini juga menerangkan beberapa kegiatan yang akan digelar SMSI pusat dan Pengurus Wilayah Sumsel dalam waktu dekat.

“Seperti kita ketahui, usai membentuk kepengurusan SMSI di daerah kabupaten/kota, Ketua SMSI Sumsel pak Jon Heri dalam waktu dekat akan melaksanakan pelantikan secara serentak yang direncanakan digelar di Kota Lubuklinggau, dan direncanakan dihadiri langsung oleh Ketua Umum SMSI pusat,” sebut Donni.

Bahkan, lebih lanjut Donni juga menyampaikan sejumlah persiapan menjelang pelaksanaan Rakernas SMSI Tahun 2020 yang akan digelar pada September mendatang.
“Semuanya dari sekarang kita mulai lakukan persiapan, termasuk kesekretariatan SMSI di Kota Prabumulih guna menunjang jalannya program kerja ke depan,” imbuh dia.

Selanjutnya, dikesempatan itu juga, Mantan Ketua PWI Kota Prabumulih ini kembali menekankan soal keberadaan SMSI sebagai organisasi perusahaan media online yang sudah menjadi konstituen Dewan Pers. Dia juga menjelaskan seputar keuntungan dan proses yang harus dipenuhi oleh media para anggota dalam melakukan kerja sama dengan siberindo.co sebuah news room yang dibuat SMSI pusat.

“Mulai terhitung dari rapat hari ini, kita mulai melakukan penjaringan dan seleksi bertahap untuk MoU dengan siberindo.co, jadi dari sekarang persiapkanlah dan pahami apa-apa yang harus dilakukan dalam kerja sama nanti,” ungkap Donni.
Kemudian selain diisi dengan sesi Tanya jawab, seputar peningkatan kualitas dan verifikasi media anggota, peserta rapat juga banyak menyampaikan harapannya di SMSI dalam memajukan dan mengembangkan perusahaan media online ke depan.

“Kita berharap dari SMSI ini bisa membuat media semua anggota maju dan sejahtera, terutama dalam verifikasi perusahaan di Dewan Pers guna menghadapi tantangan serta kerja sama dengan pemerintah dan stake holder lainnya,” tukas Ardy Afrianto, yang merupakan Bendahara PD SMSI kota Prabumulih, saat menyampaikan harapannya.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pengumuman struktur Pengurus Daerah SMSI Kota Prabumulih, dan pembukaan gelombang kedua pendaftaran siberindo.co oleh Wakil Bendahara, Laili Hartati. Menurutnya, sebanyak 39 perusahaan media online lokal di Prabumulih telah bergabung dan menjadi pengurus serta anggota PD SMSI Kota Prabumulih.

“Kita harap, nama-nama dan jabatan yang telah disebut tadi bisa memahami tupoksi kerjanya masing-masing dalam memajukan dan membesarkan organisasi ini, dan kuncinya kita semua harus kompak,” pungkasnya. AYJ

Seminar PPRA LX Lemhannas RI 2020, Nasionalisme Ditengah Tantangan Covid-19

By On Juli 22, 2020

JAKARTA.REPSUS.COM---Pandemi Covid 19 yang datang demikian mendadak, telah menjadi bencana non alam yang saat ini dihadapi oleh bangsa Indonesia. Bukan hanya jatuh korban jiwa, bencana ini juga berpotensi memicu krisis multidimensi apabila tidak ditangani dengan cepat, akurat dan komprehensif.

Data resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa hingga tanggal 19 Juli 2020 telah tercatat 86.521 penderita positif dan 4.143 korban meninggal, dengan trend pertambahan penderita yang masih cukup tinggi. Di sisi lain, penerapan pembatasan sosial berskala besar selama kurang lebih 3 bulan terakhir telah memukul perekonomian terutama di sektor riil, sehingga menekan pertumbuhan ekonomi hanya mampu mencatat 2,97% di kuartal I, dan diprediksi akan tertekan lebih dalam di kuartal II 2020.

Secara sosial, kondisi keuangan perusahaan yang sulit, telah mendorong pada pilihan PHK yang diperkirakan mencapai lebih dari 3 juta karyawan. Angka ini telah meningkatkan angka pengangguran dan kemiskinan dalam jumlah yang signifikan.

Masa-masa sulit ini merupakan ujian besar bagi bangsa Indonesia. Walaupun terlihat berat, sesungguhnya tidak ada kesulitan yang besar apabila dihadapi secara bersama-sama dalam kekompakan dan semangat saling mendukung yang kuat. Dalam hal inilah, nasionalisme menjadi aset penting yang diharapkan mampu merekatkan bangsa ini dalam satu semangat bersama, bergandeng tangan menghadapi tantangan jaman. Kebulatan tekad sebagai satu bangsa akan melahirkan optimisme akan terwujudnya visi Indonesia emas 2045, pencapaian yang diidam-idamkan sebagai kado ulang tahun ke-100 bangsa Indonesia.

Namun demikian untuk membangun nasionalisme di tengah pandemi covid-19 tersebut tidaklah semudah membalik telapak tangan. Banyak sekali tantangan yang perlu dijawab, yaitu diantaranya; belum terbangunnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru, masih belum siapnya sektor kesehatan dalam menghadapi kondisi pandemi global yang demikian parah, dampak negatif kondisi pandemi terhadap ekonomi, serta berbagai kepentingan yang masih kuat tarik menarik. Seluruh hal tersebut membangun kompleksitas dialektis, yang perlu dibahas secara tuntas agar dapat menghadirkan sisi pandang baru dan memberikan rekomendasi langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan.

Untuk itulah Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LX Lemhannas RI menyelenggarakan sebuah seminar apik bertajuk “Nasionalisme Di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19 Dalam Menyongsong Indonesia Emas”. Berbicara dalam seminar tersebut Prof. Ainun Na’im, Ph.D (Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. (Gubernur Jawa Tengah), Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. (Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM), Prof. Rhenald Kasali, Ph.D (Guru Besar Ilmu Manajemen UI), dan Alissa Wahid (Direktur Jaringan Gusdurian).

Program PPRA adalah suatu program pendidikan kepemimpinan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Lemhannas RI sejak tahun 1965, bertujuan untuk mencetak kader-kader pimpinan tingkat nasional yang memiliki wawasan komprehensif integral dalam menyelesaikan permasalahan bangsa, serta memiliki pemahaman utuh dan komitmen yang bulat sebagai negarawan dalam bidangnya masing-masing.

PPRA Angkatan LX berjumlah 100 orang terdiri dari unsur TNI/Polri, ASN dan Non ASN yang memulai pendidikan pada tanggal 21 Januari 2020 dan akan dikukuhkan kelulusannya pada tanggal 24 Juli 2020 mendatang. Demikianlah seminar ini diselenggarakan sebagai sumbangan pemikiran demi bangsa Indonesia yang maju menyongsong Indonesia Emas 2045. (RIL)

Terpilih Jadi Ketua FOKKU, Adi Kuanto Akan Pererat Tali Silahturahmi

By On Juli 21, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM---Forum Keluarga Komering Ulu (FOKKU) Kota Prabumulih baru saja selesai menggelar Musyawarah Dearah (Musda) untuk pemilihan Ketua Fokku periode 2020-2025. Dari hasil Musda, Adi Kuanto SKep NS Mars terpilih sebagai Ketua Fokku kota Prabumulih.

Pria yang mendapat gelar adat Raden Mangku Wijaya ini terpilih dengan cara Votting (suara terbanyak,red) dengan mendapatkan 6 suara mengalahkan 2 kandidat lainnya yakni Ade Irama dapat 1 suara dan Arfendi 0.

Dewan Penasehat FOKKU kota Prabumulih, HM Daud Rotasi SSos melalui Ketua Formatur Musda FOKKU, Muayan Hasan didampingi H Syarwani Ruslan alias Markos menerangkan, sebelum ketua terpilih dipilih pihaknya terlebih dahulu rapat untuk mencari figur-figur terbaik untuk memimpin FOKKU kota Prabumulih. Selain itu kalau kepengurusan FOKKU telah habis pada  17 Mei 2020, 2015-2020.

"Setelah dapat 3 calon kandidat ketua, lalu pengurus FOKKU kemudian memimpin rapat untuk menujuk ketua formatur dan anggotanya dalam memimpin musda. Dan setelah terpilih 7 orang formatur lalu kembali kerja untuk menggelar musda. Karena berdasarkan AD/ART FOKKU diperbolehkan formatur memilih ketua secara aklamasi atau pemilihan," ujar H Syarwani Ruslan atau sering disapa Kyai Markos.

Kyai Markos menambahkan, agar musda terbuka maka 7 orang formatur melakukan rapat tertutup pada, Sabtu (18/7/2020). "Dari 7 formatur dilakukan lah votting suara terbanyak. Hasilnya Adi Kuanto dapat 6 suara, Ade Irama 1 suara dan Arfendi 0. Sehingga Ketua FOKKU kota Prabumulih di jabat Adi Kuanto," ungkap Markos seraya mengatakan hasil Musda segera dilaporkan ke pengurus FOKKU Sumsel agar segera dilakukan pengukuhan.

Sementara Ketua FOKKU kota Prabumulih, Adi Kuanto SKep NS Mars mengatakan, amanah dari para anggota yang mempercayakan kepadanya sebagai ketua sangatlah berat. Akan tetapi ini suatu tantangan yang harus ia laksanakan, guna melanjutkan program-program yang telah ada. Tugas pertama yakni untuk membentuk kepengurusan baru, guna menjalankan dan melanjutkan program FOKKU.

"Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk melanjutkan program-program apapun yang dapat kami lakukan di Sumatera Selatan terkhusus kota Prabumulih. Termasuk agar warga FOKKU berjumlah sebanyak 3.287 Kepala Keluarga (KK) tersebar di 6 kecamatan di Kota Prabumulih makin terjalin baik hubungan silahturahminya," katanya, Senin (20/7/2020).

Pria yang menjabat Kepala Bagian (Kabag TU) di RSUD Kota Prabumulih mengungkapkan, dalam waktu dekat, kita akan membagikan masker gratis dan juga sosialisasi Covid-19. Termasuk juga, penyemprotan disinpektan di jalanan untuk memutus mata rantai Covid-19,” terangnya seraya mengatakan dalam waktu dekat kepengurusan FOKKU Kota Prabumulih akan melakukan audensi dengan Walikota Ir H Ridho Yahya untuk meminta petunjuk. AYJ

Warga Prabumulih Yang Tenggelam Saat Memancing Sudah Ditemukan.

By On Juli 21, 2020

MUARA ENIM.REPSUS.COM-- Warga asal Prabumulih yang sempat tenggelam di sungai Lematang, tepatnya di perbatasan desa Petar luar, desa danau tampang, kecamatan sungai rotan, kabupaten muara Enim, sudah di temukan pada Senin siang pukul 14.23 wib. Yang berlokasi tidak jauh dari lokasi hilangnya korban tersebut.

Korban yang di temukan pada Senin siang ini diketahui bernama Kurniawan restu (23), korban merupakan warga  perumnas gunung ibuk, kecamatan Prabumulih timur, kota Prabumulih setelah perahu yang di tumapanginya bersama teman memancingnya terbalik.

Diduga korban tenggelam tidak bisa berenang sehingga terserer arus sungai Lematang dan menyebabkan tenggelam.

Camat Sungai Rotan Abdul Haris S.IP membenarkan bahwa korban yang tenggelam pada Minggu sore telah ditemukan warga saat mengapung di atas danau sungai yang tak jauh dari kejadian. Dan tadi korban itu sudah kami serahkan kepada pihak keluarga korban.

Hal senada juga dikatakan Kapolsek sungai rotan AKP Edy Nuryanto bahwa korban yang tenggelam pada Minggu sore lalu telah di temukan saat mengapung di atas danau, posisi korban dalam keadaan tertelungkup dan masih dalam pakaian lengkap.

Pencarian ini bekerjasama dengan pihak Koramil 404-01 Gelumbang, Polsek sungai rotan, BPBD muara Enim, Basarnas provinsi sumatera selatan dan warga setempat.

Menurut keterangan sekretaris desa danau tampang Ristaudin mengatakan kepada awak media saat di temui di lokasi kejadian bahwa mereka pergi memancing pegi bertiga.

"Di ketahui pada saat sore sekitar pukul 17.40 teman korban menelpon warga bahwa temannya tenggelam pada saat menarik ikan yang didapat saat itulah teman yang mengambil dokumentasi melihat mereka tenggelam langsung menyelematkan mereka naas pada saat itu cuma satu teman yang bisa di selamatkannya itu bernama Dikto," pungkas sekdes.

Masih kata sekdes, setelah menyelamatkan dikto temannya bernama asysyarif cuma berhasil menyelamatkan dikto saja namun korban yang tenggelam itu bernama restu.

Menurut pantauan media reportasekhusus.com di lokasi kejadian korban di temukan pada pukul 14.23 wib korban di temukan mengapung di atas danau tampang tak jauh dari lokasi kejadian pada saat mereka memancing. NIL

Kades Penandingan Baru 6 Bulan Menjabat dan Ngakunya Baru 2 Bulan Pakai Narkoba

By On Juli 15, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM---Andi Irawan Hadi (38) Kepala Desa (Kades) Penandingan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim, hingga kini masih ditahan di ruang Satres Narkoba Polres Prabumulih. Mengenakan celana jean pendek dan baju coklat lengan pendek, Andi terlihat sehat dan masih bisa tertawa.

Saat ditemuin diruang Riksa Satres Narkoba Polres Prabumulih, Andi Irawan Hadi yang baru menjabat 6 bulan sebagai kepala desa menceritakan kalau dirinya sudah mengkonsumsi narkoba jenis ineks sekitar 2 bulan.

"Baru 2 bulan pakai ineks, itupun untuk sekedar happy-happy. Ineks tersebut dibeli dari seorang bandar yang merupakan satu desa. Aku pun sudah dua kali ke cafe Indramayu di Cambai hanya sekedar karoeke," ujarnya, Rabu (15/7/2020).

Andi menjelaskan, untuk saat ini pihak keluarganya sudah mengetahui kalau dia ditangkap polisi di Polres Prabumulih. "Ya, pak nyesal aku. Baru ini lah makai narkoba jenis ineks, tapi kalu sabu-sabu aku tidak pernah," terangnya.

Disinggung apakah saat berhura-hura menggunakan uang dana desa, Andi menegaskan dana desa sudah cair ."Dana desa tahap satu sudah caer semua. Semuanya digunakan untuk BLT. Belum ada pembangunan sama sekali," tegasnya.

Sementara Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudharmaya SIk MH melalui Kasat Narkoba AKP Zon Prama SH mengatakan, pihaknya masih melakukan penahanan. "Saat ini kita lagi mengirim semple ke laboratorium apakah urine nya positif atau tidak. Kades tersebut masih kita tahan menunggu berkas lengkap baru dilimpahkan," pungkasnya. AYJ




Berikut Tiga Faktor Suksesnya Prabumulih Keluar dari Zona Merah

By On Juli 14, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM---Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM mengungkapkan ada tiga faktor utama yang membuat Kota Prabumulih sukses keluar dari zona merah Corona Virus Disease (Covid-19).

"Ketiga faktor tersebut diantaranya kesadaran warga, disiplin petugas dan memperketat masuknya masyarakat dari luar daerah," katanya saat menjadi narasumber Talkshow di radio Sonora Palembang, Selasa (14/07).

Ia menjelaskan, kesadaran warga Prabumulih yang turut menjadi indikator suksesnya Kota Prabumulih keluar dari zona merah, dikarenakan masyarakat Prabumulih memang benar-benar ingin terbebas dari penularan virus corona.

"Saya sangat mengapresiasi tindakan yang dilakukan warga Prabumulih  khususnya saat penerapan PSBB berlangsung, mereka benar-benar sadar dan disiplin terhadap aturan PSBB. Sehingga kesadaran warga inilah yang menjadi indikator keluarnya Prabumulih dari zona merah," ujarnya.

Selain faktor kesadaran warga, lanjut Ridho, tingkat kedisiplinan petugas di lapangan saat berlangsungnya penerapan PSBB turut menjadi faktor suksesnya Prabumulih keluar dari zona merah.

"Kami juga mengapresiasi para petugas yang sudah kami sebar di beberapa titik check point. Seperti yang diketahui, Prabumulih yang menerapkan PSBB ekstra ketat dengan 17 pos check point serta 37 pos Kelurahan maupun desa, tak segan memberi sanksi kepada pelanggar membuat penekanan penyebaran virus corona menjadi berhasil," katanya.

Ridho mengatakan, faktor terakhir   suksesnya Prabumulih keluar dari zona merah Covid-19 adalah memperketat masuknya masyarakat dari luar daerah.

"Jadi selama penerapan PSBB berlangsung kita memperketat masuknya warga dari luar Prabumulih. Sehingga pada saat PSBB berlangsung, Prabumulih benar-benar sepi dari warga luar yang ingin melintas," tuturnya.

Oleh karena itu, keluarnya Kota Prabumulih dari zona merah itu tidak terlepas dari kerja keras dan upaya dari seluruh jajaran pemkot Prabumulih, forkopimda dan seluruh masyarakat dalam penanganan covid 19 yang terencana, terstruktur dan masif. NIL/RIL

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *