HEADLINE NEWS

Reses Anggota DPRD Ninjau Posko Check Point dan Kasih Bantuan

By On Juni 04, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM---Sebanyak 25 anggota DPRD Kota Prabumulih, Selasa (2/6/2020) pagi, menggelar reses di dapil masing-masing. Reses kali ini berbeda karena di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda seluruh negeri bahkan dunia.

Dalam reses masa persidangan ke III tahun 2020 di tiga dapil (Kecamatan Prabumulih Timur, Prabumulih Utara, Prabumulih Barat, Prabumulih Selatan dan Rambang Kapak Tengah ). Anggota DPRD mengunjungi posko posko Check Point dan posko pendukung yang berada di desa dan kelurahan di seluruh wilayah kota Prabumulih.

Dalam kunjungannya anggota DPRD Kota Prabumulih salurkan bantuan ektra puding bagi petugas petugas yang berada di posko posko PSBB. Bantuan tersebut berupa uang, 9 dus air mineral, 1 dus pop mie, nasi kotak, kue, susu encer 1 krat.

Ketua DPRD Prabumulih Sutarno SE mengatakan, ini merupakan reses anggota DPRD ke masing-masing dapil. Disini kita memantau pos-pos pembantu yang berada kelurahan-kelurahan dan posko check point di tengah kota. Dari pantauan kita pelaksanaan PSBB di kota Prabumulih berjalan dengan baik.

"Giat reses ini kita memberikan bantuan. Hal ini bertujuan untuk menyemangati para petugas jaga check point. DPRD Prabumulih mendukung penuh PSBB ini agar memutus penyebaran virus corona di kota Prabumulih. Mari kita sukseskan PSBB dan semoga kota Prabumulih kembali ke zona hijau," ungkap Sutarno seraya mengatakan mendukung pemerintah pusat dan daerah untuk menggaungkan new normal.

Senada Wakil Ketua DPRD Ahmad Palo SE menambahkan, DPRD melakukan reses dan memberikan bantuan ke posko yang dibangun pihak kelurahan, RT, RW secara sukarela. Hal inilah bentuk kepedulian anggota DPRD Prabumulih dengan memberikan bantuan tersebut untuk petugas jaga.

"Sekalian reses kita juga mensosialisasikan New Normal kepada masyarakat. Karena kita nanti akan berdampingan dengan virus corona sebelum para peneliti menemukan obatnya. Meski begitu kita juga harus tetap mengikuti protap protokol kesehatan," pungkasnya. AYJ

Gugatan Terhadap Walikota Ridho Yahya Berakhir Damai

By On Juni 04, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM--Gugatan yang diajukan organisasi masyarakat (Ormas) terhadap Walikota (Wako) terkait dinilai tidak seriusnya Pemerintah kota (Pemkot) menangani Covid-19. Setelah tiga kali bermediasi, akhirnya Pemkot selaku tergugat dan Ormas akhirnya sepakat berdamai. Dan, ormas bersedia mencabut gugatannya.

Kuasa Hukum Ormas, Sapriadi Syamsuddin SH MH dari Kantor Hukum Syamsuddin dan rekan mengatakan, dasar bersepakat damai dengan Pemkot. Karena, gugatan merupakan kritisi kebijakan terhadap penanganan Covid-19 dianggap telah maksimal terlihat dari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat dalam menegakkan protokol kesehatan dan memutus mata rantai Covid-19 sudah terpenuhi.

Termasuk juga, akunya pemberian bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 sudah dilakukan.

“Gugatan kita ajukan berdasarkan keluh kesah masyarakat, menilai lambannya penanganan Covid-19 di Prabumulih. Belakangan, memang Pemkot telah maksimal, dalam penanggulangan dan penanganannya. Sehingga, gugatan tidak perlu lagi dilanjutkan karena gugatan kita terpenuhi dan keluhan masyarakat sudah direspon,” ujar Supriadi, usai mediasi di ruang Asisten I dan bersepakat damai dan mencabut gugatannya.

Dia menegaskan, gugatan yang diajukan tidak ada tendensius apapun dan tidak ditunggangi kepentingan politik. Termasuk juga, karena uang dan lainya.

“Lewat gugatan, kita berupaya mengritisi kebijakan Pemkot (Wako, red). Sekaligus mengingatkan, agar kebijakannya berjalan dan dilakukan dengan baik,” tukasnya.

Sejak awal, para perwakilan ormas menemuinya dan mau membantu menggugat Pemkot. Didasar, kata dia kepentingan masyarakat Prabumulih terkait penanggulangan dan penanganan Covid-19.

“Saya mengugat Pemkot, biayanya dari Kantor Hukum saya sendiri. Termasuk, biaya sidang juga dari biaya sendiri. Tidak ada yang membiayai, saya murni membantu merespon keluhan masyarakat Prabumulih ini atas kebijakan Pemkot terkait Covid-19,” sebutnya.

Sapriadi, sapaan akrabnya mengapresiasi Pemkot, mau bermediasi dan menyelesaikan permasalahan gugatan secara musyawarah. “Sehingga, akhirnya masalahnya selesai dan berujung sepakat damai. Sejak awal, kita selalu mengawasi dan memantau kebijakan Pemkot terkait Covid-19 ini,” tukasnya.

Sementara itu, Asisten I, Drs Aris Priadi SH berakhirnya permasalahan gugatan ormas ke Pemkot terkait penanganan dan penanggulangan Covid-19 ini. Kata dia, ke depannya, Pemkot akan lebih fokus dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 di tengah pandemik ini.

“Kita sambut baik, artinya menerima upaya keras Pemkot secara optimal mengatasi wabah ini. Kita apresiasi, dengan sukarela mencabut gugatannya atau mengakhir perkara telah dilaporkan di Pengadilan Negeri (PN) sebelum. Kita terima kasih,” ujar Aris.

Aku Aris, gugatan ini setelah selesai diharapkan, memberikan masukan ke depannya lebih baik lagi dalam penanganan wabah virus asal Wuhan, sampai kapan berakhir belum diketahui. “Artinya, ormas mengerti sejauh mana Pemkot menangani Covid-19 dengan berbagai cara demi kebaikan semuanya,” bebernya.

Terpisah, Kuasa Hukum Pemkot, H John Fitter S SH MH menambahkan, selama ini Pemkot telah membuktikan keseriusan penanganan dan penanggulangan Covid-19 ini.

“Dengan alasan, gugatannya telah tercapai apa yang menjadi materi gugatan. Akhirnya, ormas berdamai dengan Pemkot. Apalagi, sejauh ini Pemkot sangat serius dengan berbagai program menangani Covid-19,” beber John.

Usai perdamaian ini, kata dia, ormas bersama Kuasa hukumnya akan mencabut gugatan perkara di PN “Dicabutnya, gugatan tersebut artinya perselisihan Pemkot dan Ormas terkait penanganan dan penanggulangan Covid-19 ini selesai,” pungkasnya. AYJ

Desa Modong Gelar Pesta Demokrasi Pemilihan Calon BPD

By On Juni 04, 2020

SUNGAI ROTAN.REPSUS.COM---Proses pemilihan secara langsung calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2020-2026, di selenggarakan pihak pemerintahan Desa Modong Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Kamis (04/06/2020).

Abdul Suki selaku ketua panitia pemilihan BPD Desa Modong menjelaskan bahwa proses pemilihan sendiri dilaksanakan di 2 TPS yang ada di wilayah desa modong. Untuk proses pemilihan sendiri dilaksanakan secara langsung, yang dilakukan oleh masyarakat yang ada di wilayah desa modong sendiri, dengan cara mendatangi TPS yang sudah di sediakan.

"Alhamdulillah seluruh kegiatan BPD desa modong sungai rotan, hingga saat ini masih berjalan lancar, aman dan tertib, tanpa ada halangan serta kendala," ujar Abdul Suki.

Masih kata ketua panitia, bahwa dirinya atas nama pemerintah desa modong sungai rotan, dan panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia dan masyarakat desa modong sungai rotan, yang telah turut serta menyukseskan gelaran pesta demokras pemilihan calon anggota BPD tersebut. "Perlu diketahui untuk seluruh calon anggota BPD desa modong sungai rotan ini terdiri dari 17 laki-laki dan 8 perempuan," ungkapnya.

Sementara itu, Rangga Darma Saputra selaku warga desa modong sungai rotan berpesan kepada calon anggota BPD yang terpilih semoga amanah sebagai penyambung lidah masyarakat desa modong sungai rotan ini. NIL

 Tukang Ojek Yang Positif Covid-19 Akhirnya Sembuh dan Boleh Pulang

By On Juni 03, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM---Setelah sempat menjalani masa karantina di Rumah Sakit Rivai Abdullah Palembang, akhirnya pasien positif covid-19 bernama Subrata Maulana (29) dinyatakan sembuh. Kesembuhan pria yang bekerja sebagai tukang ojek ini diketahui berdasarkan hasil tes swab yang telah dilakukan tim medis sebanyak dua kali.

Hasil tes swab menyebutkan jika pasien nomor 89 asal Kota Prabumulih ini telah negatif covid-19. Ia pun akhirnya mendapatkan lampu hijau untuk kembali pulang ke Prabumulih dan berkumpul bersama keluarganya.

Kepulangan Subrata Maulana dijemput langsung oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Prabumulih, Rabu (03/06/2020). Kedatangannya pun disambut bahagia oleh keluarga yang selama ini harus berpisah lantaran Subrata harus menjalani perawatan di Palembang.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Happy Tedjo mengatakan sebelumnya pasien nomor 89 ini dinyatakan positif covid-19 sejak 25 April 2020 yang lalu setelah ia terkonfirmasi dengan salah satu pasien positif lainnya yang saat ini dinyatakan telah sembuh.

"Yang bersangkutan kini telah sehat berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumsel. Dengan demikian pasien nomor 89 ini sudah bisa kembali kepada keluarganya," ujar Tedjo.

Dengan telah kembalinya yang bersangkutan kepada keluarga, diharapkan masyarakat sekitar dapat menerima kembali Subrata Maulana seperti sebelumnya. Lamanya keluar hasil tes swab yang bersangkutan disebabkan banyaknya daftar antrian tes swab yang harus diperiksa oleh tim balai kesehatan Provinsi Sumsel.

"Kita tidak bisa tergesa-gesa untuk meminta cepat. Karena pemeriksaan hasil tes swab sangat banyak, tidak hanya melayani yang dari Sumsel saja namun juga melayani pemeriksaan tes swab dari provinsi tetangga lainnya seperti Lampung dan Bangka," tandasnya.

Masih kata dr Tedjo, untuk 14 hari kedepan yang bersangkutan harus tetap menjalani isolasi mandiri dan tidak keluar rumah. Hal ini diberlakukan untuk seluruh pasien covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

"Isolasi mandiri ini tujuannya untuk memastikan tidak ada lagi produksi virus pada pasien. Tim Satgas dari puskesmas akan memantau perkembangannya. Tetap jaga kesehatan, gunakan masker, jaga jarak dan mengkonsumsi makanan yang sehat serta multivitamin untuk kekebalan imun tubuh," pungkasnya. AYJ

Begal Motor Di Sukajadi Babak Belur Dihajar Massa

By On Juni 03, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM--JS (17) warga Cafe  Rajawali RT 01 RW 03 Sindur Luar Kelurahan Sindur Kecamatam Cambai, Rabu (3/6/2020) pukul 14.00 WIB, jadi korban pembegalan. Motor Honda Beat warna hitam BG 3225 CV miliknya dirampas secara paksa oleh pelaku April Saputra (24), saat berada di Jalan RA Kartini RT 003 RW 002 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur.

JS yang panik lalu berteriak mintak tolong rampok-rampok dan seketika warga pun behamburan keluar rumah dan mengejar serta menangkap pelaku. April Saputra warga Gang Mulia Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara pun tertangkap dan seketika jadi bulan-bulanan bogem mentah warga yang kesal atas aksi pembegalannya. Tak lama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa serta Tim Reskrim Polsek Prabumulih Timur langsung mengamankan pelaku ke kantor Polsek Prabumulih Timur.

Informasinya kejadian berawal ketika JS sedang duduk di lapangan prabujaya. Kemudian pelaku April Saputra meminta tolong untuk mengantarkan ke sukajadi dengan alasan untuk melihat anak bayinya. JS yang tanpa curiga dan berniat menolong mau saja mengantar pelaku. Nah sesampai di TKP, pelaku mengancam korban dan menyuruh turun dari motor. "Turunlah kau, aku nak motor. Kagek kau kutangani," ujar JS yang menirukan perkataan pelaku April.

Karena takut JS dipaksa menyerahkan motornya. Pelaku berhasil mengambil motornya akan tetapi JS dengan sigap
menarik stang motor tersebut sehingga motor terjatuh. JS lalu berteriak meminta tolong secara berulang sambil berlari kearah rumah warga. "Warga ramai mengejar pelaku, dan berhasil ditangkap. Tanpa di komandoi warga beramai-ramai mengahajar pelaku. Tak lama anggota Polisi dan TNI datang dan mengamankan pelaku," terangnya.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudharmaya SIk MH melalui Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur Ipda Fredy Franse Triwahyudi SH mengatakan, pelaku ditangkap anggotanya di TKP dengan dibantu warga sekitar. Pelaku beraksi seorang diri di siang bolong dengan berpura-pura meminta antar ke sukajadi untuk melihat bayinya.

"Korban telah melapor dengan LP/B/120/VI/SUMSEL/PBM/SEK PBM TMR, tgl 03 Juni 2020. Kerugian 1 unit sepeda motor honda beat street Rp. 16.000.000. Pelaku diancam pasal 365 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara 5 tahun lamanya," pungkansya. AYJ






Kampung Tangkal Covid-19 Gagasan Kapolda di Desa Pangkul Diresmikan

By On Juni 02, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM--- Kampung Tangkal Covid-19 yang berada di Desa Pangkul Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, Selasa (2/6/2020) siang, resmi diresmikan oleh Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudharmaya SIk MH. Kampung tangkal Covid-19 sendiri merupakan gagasan dari Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Eko Indra Heri MM.

Peresmian kampung tangkal Covid-19 dan posko Covid-19 di Desa Pangkul dibuka secara langsung oleh Ketua DPRD Prabumulih Sutarno SE didampingi Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan  Sudarmaya SIk MH, Wadanyon Zipur 2 SG, Dansub Denpom, Pabung Kodim MPP, Asissten III, Kejari serta Kades Pangkul.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudharmaya SIk MH mengatakan, kampung ini disiapkan untuk menghadapi covid-19 dalam rangka menuju New Normal. "Apa itu New Normal, yaitu siap menghadapi tatanan kehidupan yang baru dengan mematuhi protokol kesehatan. Harus memakai masker, cuci tangan setiap selesai kegiatan dan harus jaga jarak," ujar Kapolres saat diwawancarai awak media.

AKBP I Wayan Sudharmaya SIk MH menambahkan, kesadaran warga desa pangkul rata-rata sesuai dengan protokol kesehatan. Yang mana selalu makai masker dan setiap rumah disediakan tempat cuci tangan. Tak hanya itu, untuk menjaga ketahanan pangan, dimana desa pangkul memiliki potensi sehingga kita ajak bekerja sama dengan Polri.

"Karena lahannya cukup potensi untuk ketahanan pangan, makanya desa pangkul kita jadikan percontohan. Ini dijadikan permanen, dan diharapkan ide ini dapat di contoh oleh desa lain baik dari covid-19 maupun untuk ketahanan pangan," ungkapnya.

Masih kata Kapolres, untuk menjaga imunitas suatu kota agar virus tidak menyebar secara masif, kita memerlukan kesadaran individu - individu suatu wilayah. Maka dari itu bapak Kapolda Sumsel menginisiasi terbentuknya kampung tangkal dari penyebaran Covid-19.

"Semua ini tidak lepas dari peran Kepala Desa Pangkul dan perangkatnya yang dimotori oleh Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa sebagai perwujudan dulur masyarakat. Kegiatan ini serentak dilakukan diwilayah Sumsel, dan ide Kapolda Sumsel," bebernya.

Sementara Ketua DPRD Kota Prabumulih, Sutarno SE mengungkapkan, kita harus siap memasuki era baru atau New Normal karena kita belum tau sampai kapan pandemi virus Covid-19. Terima kasih kepada masyarakat Desa pangkul yang telah mendukung kegiatan Kampung Tangkal Covid-19 dan telah menerapkan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Virus Covid-19 di Kota Prabumulih.

"Semoga dengan adanya contoh kampung tangkal ini akan membuat sadar masyarakat di kelurahan dan desa di kota Prabumulih dan menimbulkan kampung - kampung tangkal lainnya sebagai bentuk tangkal dampak pandemi Virus Covid-19," ungkapnya.

Terpisah, Kades Pangkul Jakaria menjelaskan, kita siap sebagai tempat untuk ketahanan pangan baik tingkat kota maupun provinsi. Mengingat lahan di desa pangkul ini cukup subur untuk di tanami sayur dan sebagainya serta pembibitan kolam ikan.

"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Kita siap bekerja sama dengan Polr untuk menciptakan ketahanan pangan serta menjadi percontohan kampung tangkal Covid-19. Semua warga saat ini telah mengikuti protokol kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah. Semoga virus corona ini cepat berlalu dan warga desa pangkul siap menuju New Normal," pungkasnya. AYJ

Sembuh Dari Covid-19 Istri Wakil Walikota Pulang dan Kumpul Bersama Keluarga

By On Juni 01, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM----Setelah menjalani proses isolasi secara mandiri kurang lebih satu bulan akhirnya Hj Reni Indayani SKM MSI istri dari Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH dinyatakan sembuh dari covid-19. Kesembuhan Reni Indayani ini duktikan berdasarkan hasil tes swab yang telah dilakukan selama empat kali oleh Rumah Sakit Siloam Kota Palembang. Dengan kesembuhannya itu, Reni Indayani pun akhirnya bisa berkumpul kembali dengan keluarga.

Kepulangan Reni Indayani diantar langsung oleh tim Satgas Covid-19 pada Minggu (31/02/2020) dan disambut suka cita oleh keluarga besar yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan dr Happy Tedjo, Camat Prabumulih Barat Eni Kusnawati, Lurah Gunung Ibul Barat Joko Arif, Lurah Patih Galung Sofyan beserta RT dan RW setempat.

Kepala Dinas Kesehatan dr Happy Tedjo menjelaskan, sebelumnya istri Wawako Prabumulih dinyatakan positif covid-19 setelah melakukan pemeriksaan kesehatan di RS Siloam Palembang. Mengetahui hal itu yang bersangkutan langsung menjalani isolasi mandiri di kediamannya di Palembang.

Setelah menjalani masa observasi dan tes swab sebanyak empat kali berturut-turut akhirnya tidak ditemukan gejala dan tanda infeksi corona disease (Covid-19). Sehingga Reni Indayani dinyatakan negative dan sehat berdasarkan hasil tes swab oleh pihak medis.

"Alhamdulillah beliau sudah sehat dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga dan berinteraksi dengan masyarakat seperti sedia kala. Kesembuhan beliau ini tentunya menambah daftar jumlah pasien covid-19 yang telah dinyatakan sehat," ujar Tedjo.

Masih kata dr Tedjo, kesembuhan istri wawako ini sebenarnya sudah lama diketahui setelah menjalani tes swab sebanyak dua kali berturut-turut. Namun untuk memastikan terbebas dari covid-19, yang bersangkutan ingin tes swab dilakukan sebanyak empat kali hingga hasilnya tetap dinyatakan negativ.

Selain Reni Indayani, tes swab juga telah dilakukan terhadap Wawako Prabumulih beserta keluarga dan orang terdekat oleh Dinas Kesehatan Kota Prabumulih. Hasil tes swab itupun negatif, sehingga dipastikan tidak ada penularan covid-19 dari yang bersangkutan.

"Begitu juga dengan keluarga dan orang terdekat Wawako Prabumulih. Salah satunya adalah bapak Dipe Anom yang merupakan adik dari Wawako Prabumulih dinyatakan negativ. Dari hasil yang kita umumkan ini diharapkan bisa menjadi informasi, sehingga tidak lagi jadi tanda tanya bagi masyarakat tentang kondisi dan perkembangan kasus covid-19, khususnya dari keluarga Wawako," jelasnya.

Sementara itu, Wawako Prabumulih H Andrianysah Fikri SH mengaku senang dan gembira dengan kesembuhan sang istri yang telah berjuang melawan virus corona selama menjalani isolasi mandiri. Menurut Fikri, kesembuhan istrinya melawan virus corona tidak lain adalah berkat suport dan doa tulus yang telah dipanjatkan oleh seluruh masyarakat Kota Prabumulih.

"Alhamdulillah kami sangat bersyukur dengan kesembuhan ini. Ini semua tak terlepas dari doa seluruh masyarakat, serta kerja keras tim medis yang telah melakukan pemantauan dan perawatan sehingga beliau sudah bisa kembali bergabung bersama kami," ujarnya

Fikri mengatakan, virus corona bukanlah penyakit kutukan yang harus ditakuti oleh masyarakat namun bukan pula untuk diremehkan. Penyebaran virus ini perlu diwaspadai karena dapat menyerang siapa saja dan sangat berbahaya bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit.

"Dengan tetap berfikiran positif dan menjaga kesehatan serta imun tubuh yang kuat tentunya panyakit ini bisa disembuhkan. Mudah-mudahan dengan kesembuhan ini bisa menjadi penambah semangat bagi para pasien lainnya yang untuk sembuh dari covid-19 ini," pungkasnya. NIL

JPC dan Anggota DPRD Peduli Petugas Check Point PSBB Bagikan Multivitamin

By On Mei 31, 2020



Wahyu Budi Pratama dan Jeep Prabumulih Community (JPC) yang diketuai Deni Victoria SH bersama anggotanya membagikan multivitamin yang terdiri dari 1 krat susu encer, 1 dus water orenge, 1 dus pop mie, 2 dus air mineral serta 1 kantong berisi gula dan kopi. Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk menyemangati para petugas jaga check point dalam PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kota Prabumulih.

Menurut Wahyu Budi Pratama yang mewakili Ketua JPC kota Prabumulih Deni Victoria SH mengatakan, pihaknya berharap pelaksanaan PSBB di kota Prabumulih bisa sukses. Sehingga pencegahan penyebaran virus corona bisa diantisipasi dengan baik dan membuat kota Prabumulih kembali ke zona hijau.

"Sebagai anggota DPRD dan keluarga besar JPC sangat mendukung PSBB ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Semua protokol kesehatan dan anjuran pemerintah harus kita taati. Hari ini kita salurkan nutrisi, karbohidrat, vitamin,  mineral, protein dan coffe plus glukosa ke posko check point untuk petugas jaga supaya mereka semangat dalam menjalankan tugasnya," ujar Wahyu yang hobi olahraga mobil offroad.

Pria yang kini bekerja di parlemen sebagai anggota DPRD kota Prabumulih yang menjabat Wakil Ketua Komisi II dari PAN menambahkan, upaya mendukung pemerintah kota Prabumulih dalam penanganan Covid-19, dirinya bersama JPC kota Prabumulih juga ikut serta melakukan penyemprotan disinfektan dari kota hingga ke pelosok desa. Bahkan JPC juga ikut membagikan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan serta membagikan ribuan masker untuk masyarakat kota Prabumulih.

"Alhamdulilah berkat dukungan semua pihak, saat ini kota Prabumulih peringkat ke tujuh dalam penyebaran virus corona di wilayah Sumsel. Terjadi penurunan cukup drastis dari sebelumnya. Tetap berada di rumah turuti aturan pemerintah dan maklumat kapolri, dan semoga pandemi virus corona cepat berlalu dan kita kembali seperti dulu kala," harapnya.

Sementara itu, Joko Firdaus koordinator petugas jaga check point simpang karang jaya menerangkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada anggota DPRD Prabumulih dab anggota Jeep Prabumulih Community (JPC) yang turut serta menyukseskan PSBB di kota Prabumulih. "Bantuan multivitamin ini sangat bermanfaat bagi para petugas jaga check point sebagai penyemangat dan untuk daya tahan tubuh memperkuat imun. Terima kasih banyak JPC dan teruslah bekarya dan semoga sukses selalu," ungkapnya.

Senada Ipda Sardinata didampingi Kapten TNI Sujarwo petugas jaga check point patung kuda mengungkapkan, bantuan multivitamin yang diberikan rombongan anggota JPC sangat bermanfaat. Mengingat, para petugas jaga check point bekerja keras dan sepenuh hati agar kota Prabumulih kembali ke zona hijau dari penyebaran virua corona.

"Kami ucapkan terima kasih banyak kepada bapak DPRD dan komunitas JPC atas bantuannya. Ini bentuk kepedulian kita bersama dalam menangani virus corona. Mari sukseskan PSBB di kota Prabumulih, dan tetap turuti aturan pemerintah, maklumat kapolri dan tetap ikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Pantauan dilapangan, anggota DPRD Wahyu bersama anggota JPC Prabumulih memberikan bantuan multivitamin di mulai dari pos check point tugu air mancur, check point tugu jogja, tugu check point simpang karang jaya, check point perbatasan jungai, check point sinar rambang, check point tugu tani, check point tugu nanas, check point karya mulia, check point gunung kemala, check point payuputat, check point  bawah kemang pertamina, check point pasar, check point patung kuda, check point sungai medang, check point muara sungai. AYJ

Peneran PSBB Dihari Ketiga Jalanan Prabumulih Lengang

By On Mei 29, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM--Hari ketiga Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Prabumulih arus lalu lintas sepi dan lancar. Di bebera tempat pada Jumat (29/5/2020) sejak pagi hingga menjelang sore beberapa titik ruas jalan terlihat lengang, termasuk di pusat pertokoan pasar kota Prabumulih sebagaian besar tutup.

Tidak hanya pantauan di lapangan namun sesuai dengan yang tertangkap kamera CCTV Command Center Polres Prabumulih sejumlah jalanan kota Prabumulih lengang.

Koordinator Pelaksana PSBB Kota Prabumulih, Drs Mulyadi Musa MSi kepada wartawan mengakui jalanan kota Prabumulih pada pelaksanaan PSBB hari ketiga cukup sepi.

Menurut pria yang juga Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik itu mengatakan jika lengangnya jalanan kota Prabumulih disebabkan berkurangnya kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang masuk ke kota Prabumulih.

"Kendaraan yang melintas di wilayah kota Prabumulih menuju Muaraenim, Baturaja maupun sebaliknya dialihkan semuai melalui Jalan Lingkar Timur sehingga kendaraan masuk dalam kota Prabumulih sepi," katanya.

Tidak hanya itu, pria yang juga pernah menduduki jabatan Kepala Dinas Perhubungan dan Kabag Humas Protokol itu membeberkan jika penyebab sepinya jalanan diduga karena masyarakat kota nanas menyadari sosialisasi pemerintah agar diam dirumah.

"Itu juga didukung kesadaran masyarakat kota Prabumulih yang tidak keluar rumah kalau tidak ada hal yang sangat penting sesuai anjuran dan sosialisasi yang terus kita sampaikan," ungkapnya.

Lengang dan sepinya jalan protokol di kota Prabumulih ini, kata Mulyadi dapat dilihat dengan kasat mata dan terpantau dari layar CCTV Command Center Polres Prabumulih.

"Dari pantauan kami jelas terlihat sepinya arus lalu lintas di hari ketiga ini. Ini juga didukung dengan penerapan pemeriksaan pos check point yang ada. Kendaraan yang melintas diperiksa jumlah penumpang, kartu identitas, pengecekan suhu dan tujuan perjalanan, mungkin itu juga membuat warga tak banyak keluar rumah," bebernya.

Ditanya terkait sistem penjagaan dan pemeriksaan di setiap pos check point, Muluadi mengaku akan selalu terjaga oleh para petugas untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas setiap saat.

"Petugas berjaga dengan cara shift dimana dalam satu hari dibagi menjadi 3 shift petugas jaga, baik personel Polri, TNI, Dishub, Pol PP, maupun petugas dinas kesehatan," pungkasnya. NIL

Gubernur Tinjau PSBB Prabumulih Sekaligus Gaungkan New Normal

By On Mei 28, 2020

PRABUMULI.REPSUS.COM ---GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru SH MM mengapresiasi keseriusan Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih menangani dan menanggulangi Covid-19, sehingga angka penyebarannya cendrung stagnan.

Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), ia pun datang ke Prabumulih untuk memastikannya berjalan baik dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19.

“Tidak hanya masalah keseriusan Pemkot, menurunkan dan menekan angka penyebaran Covid-19. Saya apresiasi, atas kebijakan Pemkot memperhatikan nakes khususnya berjuang melawan Covid-19. Telah mencairkan tunjangan nakes dan memberikan fasilitas memadai,” sebutnya dalam arahannya pada kunjungannya, Kamis (28/5).

Selain meninjau PSBB, aku Deru ke Prabumulih juga mengaungkan pelaksanaan new normal sebagai bentuk hidup damai dengan Covid-19.

“Dengan kondisi ini, agar perekonomian dan pembangunan bangkit. Kita mendukung kebijakan Presiden RI, mewujudkan new normal di Indonesia. Termasuk di Sumsel, khususnya di Palembang dan Prabumulih,” terang Deru.

Sementara itu, Walikota, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan kalau pihaknya sangat fokus menangani dan menanggulangi Covid-19 sejauh ini cendrung stagnan di Kota Nanas ini.

“Berbagai upaya, kita lakukan untuk menekan Covid-19. Termasuk, adanya PSBB diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan. Sehingga, Covid-19 segera bisa sirna di Prabumulih,” ucapnya.

Tidak hanya itu saja, Pemkot juga memberikan tunjangan dan fasilitas kepada nakes pejuang Covid-19 dan juga rumah sehat bagi nakes. “Kita juga masyarakat patuh dan taat selama PSBB, untuk kebaikan semuanya. Kita juga mendukung dan siap melaksanakan new normal,” tandasnya.

Usai melakukan rapat bersama unsur muspida, Gubernur Sumsel didampingi Walikota langsung meninjau check point yang berada di tugu air mancur dan tugu patung kuda. Disini gubernur mengapresiasi para petugas jaga yang bekerja semaksimal mungkin dan ramah terhadap pengguna jalan. Tak hanya itu gubernur dan walikota bersama unsur muspida juga meninjau terminal jalan lingkar. Dimana terminal ini dijadikan tempat para pedagang pasar pagi untuk berjualan.

Tampak hadir Wako H Andriansyah Fikri SH, Sekda Elman ST MM, Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MM, Dandim 0404/MPP Letkol Inf Syarifuddin, Danyonzipur 2/SG Mayor CZi Alfian Rahmat Purnamasidi SIP,  Pabung Mayor Inf Seco, Perwakilan Kejari, Perwakilan PN, sejumlah Kepala OPD, pejabat provinsi, dan lainnya. NIL

Misteri Pembunuhan Terungkap, Polres Prabumulih Tangkap Pelaku Pembunuhan Di Jalan Nias dan Tower

By On Mei 26, 2020

PRABUMULIH.REPSUS.COM--- Sedikit demi sedikit aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Prabumulih akhirnya berhasil menguak tabir misteri pembunuhan terhadap Amin alias Anang Gondrong (45) warga Jalan Bima, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara dan Junaidi alias Robet (62) warga Jalan M Iskandar, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara.

Pasalnya, Tim Sat Reskrim Polres Prabumulih berhasi menangkap pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Jalan Nias dan Jalan Tower Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur pada, Selasa (19/5/2020) sore, yang membuat geger warga kota Prabumulih.

Pelaku yakni Rusman (45) pekerjaan makelar mobil warga Jalan Taman Murni Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih timur, Rani (34) warga Jalan Taman Baka Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur,  Akibsah (43) warfa Jalan Taman Baka Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih timur.

Informasi yang dihimpun penangkapan berawal dari penyelidikan tim gurita Polres Prabumulih selama satu minggu. Lalu petugas mendapat informasi ketiga pelaku bersembunyi di sebuah pondok kebun di Desa Sukajara Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Pali. Mendapat laporan itu tim gurita Sat Reskrim menangkap pelaku tanpa perlawanan. Ketiganya pun langsung digelandang ke Polres Prabumulih.

Menurut pengakuan Randi korban Robet cemburu sama dirinya karena istrinya main cinta dengan. Lalu korban mencari-cari saya dan ingin memukuli saya. Melihat hal itu saya lari dan mengadu ke kakak saya.

"Saya sudah 5 bulan melakukan pacaran dengan istrinya. Pacar saya itu ngaku jando dan dio ngaku sudah cerai sama Robert. Aku nekat membunuh karena aku terancam dikejer korban. Aku lari dan mengadu ke kakak aku. Lalu kami janjian di nias. Aku bawa pisau dan kakak bawa parang. Aku nujah Robert 4 kali dan Anang 3 kali. Sudah melakukan aku pakai lari motor ke di tanjung dalam. Aku minta maaf aku salah dan aku khilap," akunya, Selasa (26/5/2020).

Senada Rasman mengaku kesal melihat adiknya mau dipukuli Robet dan Anang. Lantaran khilap dan darah aku mendidih kami cari korban. Saat ketemu itulah aku kapak korban. "Anang aku kapak 3 kali, dan saat bertemu di jalan nias ku kapak lagidi kepala dua kali. Kepada keluarga korban saya minta maaf," akunya menyesal.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudharmaya SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Agung serta Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH mengatakan, motif karena asmara ada hubungan gelap pelaku dan istri korban. "Pelaku terancam pasal 340 KUHPidana dengan pembunuhan berencana serta pasal 338 dan 170. Korban terancam hukuman penjara seumur hidup," pungkasnya. AYJ




Demo Warga Desa Pinang Banjar Berlanjut,  Halaman dan Perabot Rumah Kades Dibakar

By On Mei 22, 2020


GELUMBANG.REPSUS.COM-----Amuk massa lanjutan kembali terjadi di Desa Pinang Banjar Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Jumat (22/5/2020) pukul 12.00 WIB. Massa kali ini berbuat nekat dengan merusak dan membakar halaman rumah dan perabot rumah tangga milik Kepala Desa (Kades) Pinang Banjar.

Buntut pengerusakan rumah kades disebabkan adanya salah satu warga yang ikut demo pada malam sebelumnya yang menurunkan jabatan kades Jon Kenedi, dicoba ditangkap jajaran kepolisian dari Polres Muara Enim. Karena hal itu warga kesal dan berusaha mengahalangi pihak kepolisian menangkapnya, sehingga nyaris terjadi bentrok.

"Berawal aparat yang mengambil salah satu warga yang ikut demo pada kejadian sebelumnya, namun warga salah menanggapinya maka dari itu tersulutlah emosi warga. Tidak senang lalu warga mendatangi rumah kades dan melakukan pengerusakan," ujar warga Desa Pinang Banjar yang namanya minta jangan ditulis.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim, Donni Ekka Syahputra SIK MH yang hadir usai menenangkan warga Desa Segayam yang juga sempat juga terjadi kerusuhan mengetahui warga Desa Pinang Banjar kembali rusuh langsung mendatangi lokasi kejadian. Kapolres berusaha menenangkan warga dengan memberikan keterangan kalau kasus Kedes Pinang Banjar Jon Kenedi sudaj diperiksa tim inspektorat Kabupaten Muara Enim.

"Kades kemarin yang sudah di minta untuk mengundurkan diri sudah dalam proses pemeriksaan Aviv Inspektorat Pemda Muara Enim. Karena prosedurnya Aviv lah punya kewenangan sesuai dengan undang-undang MOU Kapolri dan Mendagri untuk melakukan pendataan kerugian negara yang di akibatkan yang bersangkutan. Kalau sudah ditentukan pidananya, maka kami akan proses," ujar Kapolres.

AKBP Donni juga meminta kepada warga tolong tenang tidak usah anarkis menghadapi permasalahan yang ada sekarang. "Dan mari jalankan pemerintahan desa masa sekarang, yang lalu biarlah berlalu," terangnya.

Ditempat terpisah kerusuhan warga yang menentang kepemimpinan Kepala Desa juga terjadi di Desa Segayam Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Massa yang menuntut keadilan dan ketransparanan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, dan bansos lainnya di kediaman Kepala Desa Segayam, Amirudin terus berlanjut hingga mendesak kepala desa mengundurkan diri, Jumat dini hari (22/05).

Bahkan demo warga yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian sector (Polsek) Gelumbang dan diback up Polsek Lembak dan Sukarame serta Koramil 404-01 Gelumbang ini sempat diwarnai aksi anarkis. Tindakan anarkis warga mulai terjadi saat Kepala desa tak kunjung keluar dari kediamannya. Akibatnya, aksi massa yang sudah berkumpul dari sejak Kamis malam (21/05) sekitar pukul 20.00 WIB ini akhinya mulai marah dan melakukan pelemparan memakai batu dan kayu hingga menyebabkan 1 unit kendaraan mobil jenis sedan Calya warna silver Nopol BG 1784 DM milik Kades menjadi sasaran kekesalan warga.

Tak sampai disitu, aksi massa juga mulai merangsek dan merusak pintu dan kaca jendela rumah kades Segayam. Namun aksi massa ini, akhirnya berhasil diredam petugas gabungan setelah dilakukan pendekatan persuasif. Selain menyebabkan 1 unit mobil milik Kades rusak dan pecah pada bagian kaca mobil, pintu dan kaca jendela rumah pecah, juga mengakibatkan seorang anggota Babinsa Koramil 404-01 mengalami luka pada bagian wajahnya hingga berdarah setelah terkena lemparan batu sewaktu hendak menenangkan tindakan anarkis puluhan warga.

“Kami disini pak terus terang, yang pertama selama beliau memimpin itu tidak ada ketransparanan soal dana desa. Yang kedua itikad baik kami datang kesini sebenarnya tidak ingin anarkis dan lain sebagainya. Kami ingin berbicara dengan Kades, cuma tanggapan kades apa, yang disampaikannya itu tidak memuaskan hati kami. Terus yang menjadi puncak persoalan ini pak kalu dirunutkan mungkin banyaklah persoalan yang terjadi di desa Segayam ini. Selama ini kami diam dan patuhlah dengan aturan dengan pemerintahan segayam. Cuma pada saat ini bantuan seperti sembako dan lain sebagainya itu tidak sesuai dengan kelayakan,” ungkap Ciki Rian, salah satu perwakilan aksi demo warga, saat menyampaikan orasinya.

Danramil 404-01 Gelumbang Kapt Arh Mardin usai mendengarkan orasi tuntutan warga tersebut belum dapat memberikan jawaban langsung. Ia juga menyebutkan kondisi anggotanya yang terluka terkena lemparan batu warga.

“Saya melihat anggota saya pak pomo tadi tau sendiri kan, mukanya pecah saya tidak tahu adek-adek yang melempar siapa, saya tidak tau orangnya, makanya saya sempat berdiri disini. Namun saya tangkap apa yang disampaikan adek Ciki tadi, terutama masalah bansos, yang kedua masalah kepemimpinan kades, saya belum jawab dulu,” ujar Danramil, sembari masih mempersilahkan para warga peserta aksi untuk kembali menyampaikan tuntutannya terkait permasalahan tersebut.

Hal sama juga disampaikan oleh Kapolsek Gelumbang, AKP Priyatno SH Selain meminta massa untuk tetap tenang dan menyelesaikan masalah dengan duduk bersama serta kepala dingin. Dirinya juga menyebutkan bersama Danramil Gelumbang akan siap memfasilitasi dan mencari pemecahan permasalahan. NIL


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *