HEADLINE NEWS

Ridho Yahya : Cuma Walikota Yang Berani Nyetop Truk Masuk Kota

PRABUMULIH.REPSUS.COM---Kembali maraknya truk angkutan berat yang melintasi Jalan Jenderal Sudirman dalam kota meski sudah ada perwako yang melarangnya. Membuat Walikota Prabumulih Ir Ridho Yahya MM menjadi kesal.

Menurut Ridho cuma dirinya yang berani menyetop angkutan truk yang secara diam-diam atau kucing-kucingan masuk melintasi jalan dalam kota. "Cuma walikota yang berani menyetopkan truk masuk dalam kota. Padahal itu bukan tugas saya," tegas Ridho Yahya saat diwawancarai awak media, Rabu (17/6/2020).

Menurut Ridho, akibat truk bermuatan berat dan besar yang memaksa melintas di jalan dalam kota akhirnya membuat gapura gerbang masuk kota menjadi rusak. Oleh karena itu, agar truk bermuatan besar tidak bisa masuk dirinya berinisiatif membuat portal di pintu masuk seperti di Baturaja.

"Kalau masih begini jalan kita yang hancur. Makanya kita inisiatif bangun 4 portal aja biar truk angkutan berat tidak bisa masuk kota seperti di baturaja," tegas Ridho.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Prabumulih membentuk tim untuk mengatasi persoalan masih banyak truk angkutan berat yang nekat melintas di jalan dalam kota Prabumulih.

“Kita tindak lanjuti dengan menempatkan personel di tiga titik posko yang ada di perbatasan kota antara lain, posko tugu air mancur, posko tugu tani dan pos tugu nanas,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Prabumulih, Martodi HS SH MM.

Menurutnya, ketentuan bagi kendaraan angkutan berat seperti truk, mobil tangki, dan mobil boks telah dilarang untuk melintas di jalan dalam kota Prabumulih yang diatur dalam Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 61 Tahun 2009.

Nah, untuk mengatasi persoalan tersebut. Dimana, saat ini masih banyak kendaraan berat melintasi jalan dalam kota Prabumulih, Martodi juga menyampaikan penempatan personel jaga di posko perbatasan kota Prabumulih, akan menugaskan sebanyak 40 orang petugas dari Dishub Prabumulih.

Puluhan petugas Dishub yang akan berjaga di posko perbatasan tersebut agar mengalihkan kendaraan berat yang akan melintasi kota Prabumulih ke arah jalan lingkar kota Prabumulih pada saat pagi hingga sore hari. Sementara, penjagaan pada malam hari hanya melaksanakan patroli.

“Ada sebanyak 40 orang personil akan berjaga di tiga titik posko perbatasan kota Prabumulih tersebut. Petugas akan berjaga di posko mulai pukul 08.00 wib sampai 17.00 wib sore hari. Untuk berjaga-jaga pada malam harinya kita melakukan patroli,” pungkasnya. AYJ

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *